Tempat Terindah Ungu

February 18, 2003

Ungu Makin Mengharu Biru

Filed under: News

Bermodalkan materi lagu dari album debut Laguku, kini pamor Ungu perlahan menanjak. Tampaknya, lagu Bayang Semu yang dijadikan soundtrack sinetron "ABG" yang ditayangkan stasiun televisi RCTI sangat membantu band ini untuk merebut perhatian pangsa kalangan remaja.

Salah satu contohnya saat band yang digawangi Pasha (vokal), Makki (bas), Enda’ (gitar), Rowman (dram) dan Onci (gitar additional) ini manggung di acara "Fruit Tea Creasitreex" di halaman sekolah SMU 5 Bekasi, Minggu (16/2) lalu, tak sedikit penonton yang sebagian besar terdiri atas siswa-siswi sekolah tersebut yang mengeluk-elukkan.

Apalagi, Ungu sendiri yang tampil mengusung lagu Bebas, Terang, Laguku, Tiada Kata, Jangan Siakan, Bunga, Bayang Semu dan sebuah lagu milik Puddle of Mudd berjudul Blurry di ajang hasil kerjasama BAR Management dengan SMU 5 Bekasi yang juga menghadirkan band Jun Fung Gung Foo tersebut bisa tampil atraktif. Pasha sendiri sebagai vokalis juga terlihat luwes berkomunikasi dengan penonton.

Pihak BAR sendiri sebagai manajemen yang menaungi Ungu juga turut merasakan perkembangan menggembirakan tersebut. Menurut Nungky dari BAR, penampilan Ungu sejak melempar album debut selalu mendapat respon yang baik setiap kali mereka manggung.

Bahkan kini, kondisi tersebut juga dibarengi dengan meningkatnya penjualan album yang konon sudah mencapai angka 80 ribu keping untuk format kaset. Dan sekitar April mendatang,Ungu bakal membuat video klip ketiga setelah Bayang Semu dan Laguku. "Tapi judulnya masih rahasia," ujar Nungky singkat.

Sementara itu, kehadiran Onci, mantan gitaris Funky Kopral, memperkuat formasi Ungu juga menjadi nilai tambah buat band ini. Sayangnya, Onci sendiri masih terbentur masalah kuliahnya sehingga ia untuk sementara belum bersedia menjadi personel tetap di Ungu.

Baru-baru ini,Baru-baru ini,Unguu kembali digamit Multivision dengan menjadikan salah satu lagu Ungu yang berjudul Jangan Siakan sebagai soundtrack untuk sinetron "Tanpa Saksi Mata" yang ditayangkan RCTI.

Mulai Maret hingga Juni mendatang, Ungu bakal menggelar beberapa tur lagi di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Setelah itu, sekitar November-Desember, Ungu masuk studio untuk menggarap album kedua. (mdy)

February 7, 2003

UNGU : Merekrut Mantan Gitaris Funky Kopral

Filed under: Single

KEVAKUMAN grup pendatang baru Ungu dari blantika musik Indonesia ternyata memiliki arti tersendiri. Mereka baru saja merekrut personel baru, Arlonsy alias Onci yang merupakan mantan gitaris grup Funky Kopral. Kehadiran Onci ini akan melengkapi Ungu dalam penggarapan album baru mereka.

Sebenarnya, keterlibatan Onci bersama grup yang digawangi Pasha (vokal), Enda (gitar), Makki (bass) dan Rowman (drum) ini sudah lama diketahui, namun pada ssat itu ia hanya sebagai additional player. Merasa cocok dengan konsep musik yang dimainkan, akhirnya Onci menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan Ungu. Gayung bersambut kata berjawab, begitulah Ungu menerima Onci sebagai pemain tetap.

Menurut Onci, alasan dirinya keluar dari Funky Kopral beberapa waktu lalu karena ingin konsentrasi pada kuliahnya. Tapi melihat gaya bermusik Ungu, ia jadi tertarik untuk bergabung. Baginya, Ungu adalah grup yang diharapkannya selama ini.

Rencananya, debut resmi pertama Onci dengan Ungu akan dilakukan pada tanggal 6 Juli 2003 mendatang. Pada tanggal tersebut, mereka akan membuat video klip ketiga, Jika Itu Yang Terbaik, arahan sutradara muda, Rendra Bramantyo.

Sementara itu, lagu Jika Itu Yang Terbaik terpilih sebagai single ketiga setelah mendapatkan banyak masukan dari berbagai pihak. Lagu yang menampilkan kolaborasi antara Pasha dengan vokalis latar perempuan bernama April ternyata sangat digemari oleh pecinta musik. Bahkan lagu tersebut sduah sering disiarkan di beberapa stasiun radio.

Sebelumnya mereka sudah meluncurkan dua single mereka dari album perdana mereka yang berjudul Laguku. Masing-masing single tersebut berjudul Bayang Semu dan Laguku. Untuk menandakan kesuksesan mereka, Ungu pun meluncurkan single ketiganya yang berjudul Jika Itu Yang Terbaik.

Lagu tersebut berkisah tentang kebesaran hati seorang lelaki yang rela melepaskan kekasihnya. Diharapkan, lagu ini bisa mewakili sisi kedewasaan mereka yang semula identik dengan penggemar usia remaja. "Lagu ini bertempo lambat, tapi tidak menjadi melankolis karena komposisi musiknya mengarah ke slow rock," kata Pasha berpromosi






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham