Tempat Terindah Ungu

May 16, 2006

Onci: Ini Murni Karena Listrik, Bukan Rekayasa Ungu Biar Cepat Kabur

Filed under: Konser
Kata Ungu Tentang Konsernya yang Terhenti
MENEPIS berbagai opini masyarakat bahwa terhentinya konser Ungu Minggu (14/5) malam karena Ungu ‘meraju’, membuat para personil Ungu angkat bicara. Bertempat di kamar Hotel Mesra, saat ditemui seusai manggung di Kinibalu masing-masing personel Ungu angkat bicara hanya di Blok M.

Seperti pun penonton, para personel Ungu juga tidak menduga konser akan terhenti karena listrik padam. Menurut mereka, terhentinya konser murni akibat putusnya pasokan aliran listrik yang bersumber dari mesin genset. Namun pasokan tersebut hanya memutuskan aliran listrik pada sound system dan tidak mempengaruhi alat lighting panggung.

Ini yang mengakibatkan fans yang udah ‘panas’, beropini bahwa kejadian ini hanya rekayasa dari pihak Ungu agar bisa kabur dari lokasi karena takut keadaan yang makin panas. "Ini 100 persen murni karena listriknya padam, bukan karena akal-akalan Ungu biar bisa kabur dari panggung. Justru kejadian di Samarinda ini nggak terlalu parah. Kemarin pas konser di Balikpapan kita (Ungu,Red) dilempari habis-habisan. Semua yang ada di depan penonton di lempar ke kami. Tapi kami tetap nyelesaikan konser. Jadi kejadian malam ini murni nggak ada rekayasa," ungkap Makki, salah satu personel Ungu tulus.

Sementara keterlambatan konser selama satu setengah jam yang mengakibatkan fans lama menunggu bukan salah pihak Ungu. "Sebenarnya kita udah siap buat manggung dari pukul 19.00 Wita, tapi dari pihak panitia menginginkan semua peralatan siap saat Ungu naik panggung. Karena kami pengen memberikan yang terbaik buat para fans Ungu. Yah jadinya baru pukul 20.00 Wita lewat baru kita diijinkan berangkat," jelas Maaki lagi.

Selain itu tambahnya, adapun tentang lamanya durasi waktu yang diberikan Ungu pada band pembuka yang juga jadi salah satu pemicu emosi fans, memang merupakan keinginan Ungu. "Karena kami ngga mau band pembuka hanya menjadi tempelan pada konser kami. Kalo memang ada band pembuka, maka biarkan mereka main sepenuhnya, ngga tanggung-tanggung," tambah Makki.

Ungu pun mengalami kekecewaan seperti yang dirasakan fansnya. Mengutip pernyataan Pasha (vokal) ketika konfrensi pers, "Kami (Ungu, Red) paling kecewa kalo sebelumnya punya jatah nyanyi sejumlah lagu, eh malah dikurangin," katanya kala itu.

Hal tersebut diungkapkan kembali oleh Enda (gitar) Minggu malam tersebut, "Sebenarnya bukan cuma penonton yang kecewa, Ungu juga kecewa banget. Karena kami di Samarinda ini bukan cuma kerja, tapi juga pengen menghibur dan mendekatkan diri ama teman-teman dari Samarinda," curhat Onci.

Nggak mau kalah, Onci (gitar) juga curhat. "Sebenarnya waktu turun dari panggung kita sempat diam. Trus pas kami mau balik ke panggung kami ditahan pihak panitia. Kami diijinkan kembali ke panggung kalo keadaan udah mereda, tapi suasana nggak juga reda. Akhirnya dari pihak panitia meminta kami buat balik ke hotel, yah kami sih nurut aja," papar Onci.

Setelah turun panggung, sebenarnya pihak Ungu pengen ngucapin selamat tinggal pada fansnya namun apa boleh buat karena tak satu pun peralatan band yang menyala. "Sebenarnya ketika digiring turun kami pengen "say hello" sama anak-anak Samarinda, karena kami nggak mau bikin acaranya jadi gantung nggak ada penyelesaian. Tapi apa boleh buat, satupun nggak ada mikrofon yang nyala. Meski jika mikrofon bisa nyala, apa penonton bisa tahan nonton kita main sampai selesai, yang ada nantinya malah tambah rusuh. Soalnya kami sempat dapat kabar bahwa 30 menit setelah kami turun dari panggung, mikrofon sempat nyala dan dipergunakan untuk koordinasi sesama panitia. Ini situasi yang paling nggak enak buat Ungu. Kami cuma bisa minta maaf buat teman-teman yang udah kecewa banget karena udah lama banget nunggu. Soalnya hal ini dapat dikatakan musibah bagi konser Ungu. Kami juga ngga menginginkan hal seperti ini terjadi, tapi apa boleh buat," cerita Makki.

Tidak jera dengan yang terjadi, Grup ini masih berharap bisa nampil di Samarinda. "Kami pengen ngajak teman-teman Samarinda berdoa supaya Ungu bisa dapat kesempatan tampil lagi tapi secara gratis. Karena kami pengen mengobati kekecewaan yang di rasakan fans Ungu semuanya. Dan sekali lagi Ungu minta maaf," tukas Enda mengakhiri. (bm-10)

May 15, 2006

Kampus Technocrat Kedatangan Ungu

Filed under: News

Seperti ketiban dirian runtuh, demikian mungkin ungkapan yang cocok diberikan bagi mahasiswa Technocrat College di Jl Arjuna. Bagaimana tidak, grup band Ungu yang sedang konser secara mendadak datang ke Technocrat. “Singgahnya grup band ini semata untuk menjaga kelancaran konser, karena kebetulan tempat konser lapangan Kinabalu berdekatan dengan kampus Technocrat,” sebut Direktur Utama Technocrat College, Ir Supomo Chatur Makno.

Menurutnya, kedatangan Ungu  membuat para mahasiswanya yang juga fans berat Ungu  senang. Dan ini sinergi dengan upaya lebih memperkenalkan kepindahan kampus Technocrat yang sekarang berpusat di Jl Arjuna No 5. Kampus yang memiliki moto’ kampus dengan sentuhan profesional dan berorientasi masa depan, pada tahun ini membuat gebrakan baru dengan membuka jurusan yang lebih banyak. “Ada sembilan jurusan,dan yang terbaru serta paling diminati adalah grafika dan multimedia. Dengan banyaknya jurusan ini warga Kaltim diharapkan memiliki lebih banyak pilihan, dengan pelayanan profesional,” sebutnya. Kampus ini juga bekerjasama dengan berbagai pihak seperti kartu mahasiswa yang bisa digunakan sebagai ATM atau kartu debet, SMS kampus, kartu diskon di Matahari, Gramedia, MacDonal dan banyak lagi. “Juga ada asuransi 24 jam, seminar dan praktek kerja lapangan di hotel berbintang, juga adanya bursa kerja khusus hingga pengurusan pemagangan dan penempatan kerja,” tutur Supomo.

Dengan diterapkannya sistem uji kompetensi, diharapkan mutu lulusan dapat membuatkan pengguna tenaga kerja. “Technocrat juga menyediakan beasiswa saat masuk hingga lulus, tahun kemarin pada beberapa mahasiswa berprestasi juga diberikan jaminan kerja setelah lulus,” ujarnya.(hen

Konser Ungu Terputus, Penonton Kecewa

Filed under: Konser

SAMARINDA - Konser grup band Ungu di lapangan Kinibalu Minggu (14/5) malam tadi dijejali sekitar 10 ribu penonton. Sayangnya akibat kesalahan teknis penampilan Ungu malam tadi tak maksimal. Saat vokalis Ungu, Pasha membawakan salah satu lagu unggulannya berjudul Demi Waktu, tiba-tiba sound system terputus tanpa sebab. Tak pelak, kondisi ini membuat penonton kecewa. Baru sekitar 15 menit kemudian, sound system kembali membaik namun para personel Ungu ternyata sudah kecewa dan tak mau tampil lagu.

"Ungu sudah tak mau tampil lagi," kata salah seorang panitia yang berdiri di atas panggung konser.

Mendengar ucapan demikian, ratusan penonton bagian depan yang tampak kepanasan, meneriakkan ungkapan kekecewaan seraya mencaci maki panitia di atas panggung. Tidak hanya itu, penonton juga tampak merusak pagar pengaman seng yang digunakan panitia untuk membatasi areal konser. Melihat kondisi semakin memanas, ratusan petugas keamanan tampak bersiaga. Betapa tidak, ratusan botol mineral sertamerta dilemparkan penonton menuju ke arah panggung. Namun demikian, situasi mereda setelah berangsur-angsur penonton yang berjejal di area pertunjukan, meninggalkan lapangan dengan wajah kecewa.

Konser Ungu rencananya dimulai sekitar pukul 19.00 Wita, namun molor hingga sekitar pukul 20.45 Wita. Mulai dari lagu-lagu hits-nya yakni Sejauh Mungkin, Ciuman Pertama hingga Seperti Yang Dulu, mampu dilafalkan dengan fasih oleh para penggemarnya di Samarinda. "Penonton di Samarinda nggak kalah serunya. Ternyata tidak kalah banyak. Saya suka Samarinda," kata Pasha kepada penonton.

Ketika Ungu tampil, puluhan penonton yang berada di barisan depan berhasil merengsek masuk mendekati panggung akibat lemahnya koordinasi antarpanitia.

Selain itu, saat konser puluhan gadis belia jatuh pingsan. Praktis, petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Samarinda dibantu aparat kepolisian harus berjibaku menempatkan penonton yang jatuh pingsan, ke tempat yang aman.

KECEWA

Ditemui Kaltim Post seusai konser, personel Ungu menyatakan permintaan maaf kepada para penggemarnya karena tak bisa melanjutkan konser akibat masalah teknis. Mereka mengatakan kesalahan itu sebenarnya juga tidak mereka harapkan.

"Seperti juga para penonton kami pun sebenarnya sangat kecewa. Kami juga tak mengharapkan itu semua terjadi. Pihak sponsor Star Mild dan panitia juga tidak mengharapkan hal itu terjadi. Kami pengen semua teman-teman (penonton) tahu kami pun sama tak enaknya dengan kalian," papar Makki, basis Ungu, dan dibenarkan personel Ungu lainnya, Enda (gitaris), Rowman (drumer), Oncy (gitaris) dan Pasha (vokalis).

Ia mengatakan lain waktu bila ada kesempatan tampil kembali di Samarinda, mereka akan berupaya tampil maksimal. Pasha mengaku sempat jengkel atas kesalahan teknis itu. Namun katanya itu bukan kesalahan siapa-siapa, melainkan hanya kesalahan teknis.

"Kami terputus saat menyanyikan lagu kesebelas. Jadi rencananya akan ada dua lagu lagi yang dinyanyikan, sebagai lagu pamungkas, yaitu Demi Waktu dan Bayangan Semu," tambah Rowman.

Ia mengatakan, kekecewaan yang mereka alami ini adalah yang pertama terjadi dalam tur mereka yang digelar sejak Januari lalu. Namun demikian sebelumnya, tahun 2004 silam, Ungu juga pernah kecewa saat menggelar konser di Amphy Theater Balikpapan. Saat itu hujan mendadak turun sementara Ungu baru menyanyikan beberapa buah lagu. Para penonton di Balikpapan kecewa atas pertunjukan itu, begitu pula dengan Ungu. "Jadi malam ini sebenarnya kekecewaan kami yang kedua," ujar Makki. (*/dee/ran)

May 14, 2006

Tidak Sekadar Aji Mumpung

Filed under: News

Meet & Greet Ungu Band

 

SAMARINDA - Tak bisa dimungkiri kehadiran grup band Ungu di belantika musik Tanah Air memberi warna tersendiri hingga mampu menyedot perhatian para penikmat musik. Terbukti saat band yang diperkuat Enda (gitaris), Makki (basis), Rowman (drumer), Oncy (gitaris) serta Pasha (vokalis) menghadiri meet & greet di Lipan Hill Restoran yang digeber Sabtu (13/5) sore kemarin, puluhan ABG (Anak Baru Gede) terlihat sabar menunggu sang idola datang.

Beragam pertanyaan pun dilontarkan saat Pasha cs sudah ‘duduk manis’ ketika meet & greet berlangsung. Mulai musik hingga kehidupan pribadi para personel tidak lepas dari pertanyaan para fans. "Pasha kan banyak penggemarnya. Trus, bagaimana cara meyakinkan keluarga, terutama sang istri supaya tidak punya anggapan macam-macam?" tanya Amel yang dari awal sibuk mengabadikan foto Pasha cs lewat kamera ponsel.

Pertanyaan nyelekit tersebut kontan membuat seisi ruangan, termasuk Pasha tertawa. "Wah, kalau soal itu sejak awal menikah, saya dan istri saya sudah punya komitmen. Saya bilang, kalau lagi di dalam rumah, saya milik istri saya sepenuhnya. Tapi selangkah saja keluar dari pintu rumah, saya menjadi miliknya orang banyak," tutur Pasha yang disambut tepuk tangan meriah.

Seperti diketahui, Ungu pernah menoreh sejarah besar di belantika musik lantaran di albumnya yang ketiga, Ungu mendapat penghargaan double platinum. Album bertitel Melayang dengan single "Demi Waktu" tersebut berhasil terjual 1.500 kopi dalam satu bulan.

Pertanyaan seputar party seks kelar konser juga ikut dilontarkan dalam acara tersebut. "Kalau party sih, hampir tiap hari kami party. Tapi bukan party seks lho. Party seks sih hanya buat istri, hehe," ujar Makki sang bassist.

Wajah para personel Ungu yang terbilang komersil, membuat banyak anggapan bahwa band yang sudah menelurkan 3 album yakni Laguku, Tempat Terindah dan Melayang ini hanya aji mumpung dalam bermusik. Hal ini juga menggelitik Yuni untuk bertanya pada band idolanya ini. "Kenapa ya model video klip lagunya Ungu ini selalu pakai para personel Ungu sendiri?" tanya cewek asal Tenggarong ini.

"Kami cukup bersyukur dianugerahi bakat dalam bermusik serta wajah yang katanya lumayan komersil ini. Setidaknya kami tidak perlu repot-repot mencari model untuk bikin video klip, hehe," cuap Pasha.

Usai acara meet & greet, Ungu diarak keliling kota Samarinda. Sesuai jadwal, Minggu (14/5) malam ini Ungu dipastikan akan tampil menghibur masyarakat Samarinda di lapangan Kinibalu. Menurut keterangan panitia, tiket konser Ungu yang terjual hingga kemarin mencapai 8 ribu. Diperkirakan hari ini akan kian bertambah bisa mencapai lebih 10 ribu penonton. (rl)

Nonton Konser Ungu 20 Orang Pingsan

Filed under: News

PENAMPILAN grup band Ungu pada konser bertajuk Star Mild Chill Out In Concert Ungu, Jumat malam (13/5) di Lapangan Sudirman, Balikpapan, benar-benar "membius" penonton. Bahkan, Sebanyak 20 penonton pingsan kelelahan Dengan personel lengkap Pasha (vokal), Enda (gitar), Onci (gitar), Makki (bass) dan Rowman (drum), ungu membawakan lagu-lagu hits-nya, di antaranya Melayang, Demi Waktu, Berikan Aku Cinta, Berjanjilah, dan Karena Dia Kamu. Ungu yang dijadwalkan tampil pukul 20.00, akhirnya baru tampil pukul 21.00. Keterlambatan satu jam ini sempat membuat sekitar 8.000 penonton yang membanjiri Lapangan Sudirman sempat emosi, dan melemparkan botol plastik berisikan air ke atas panggung. Namun begitu Ungu tampil di panggung, penonton pun langsung berteriak histeris, dan berhenti melemparkan botol. Melihat penonton yang telah menunggu, Pasha pun menyapa para penoton.

"Halo Balikpapan apa kabar semuanya. Saya yakni orang Balikpapan menjaga ketertiban," ujar Pasha. Penampilan Ungu dibuka dengan lagu Karena Dia Kamu, mendengar lagu ini penonton pun langsung melompat-lompat kegirangan sambil ikut bernyanyi.

Karena terlalu bersemangat beberapa penonton pingsan. Hal ini membuat sebanyak 60 personel keamanan yang terdiri dari kepolisian dan TNI sempat kewalahan untuk menolong para penonton yang pingsan. Sejumlah penonton yang ditolong berkumpul di depan panggung, dan ini akhirnya membuat tembok pembatas di sebelah kiri panggung, akhirnya roboh.

Salah satu penoton, Yuni, mengaku menonton konser Ungu, karena menyukai lagu-lagu Ungu. "Selain lagunya bagus, perosonel Ungu cakep-cakep," ucap cewek yang sempat pingsan ini. Yuni mengaku telah datang sejak pukul 18.00 bersama kedua temanya. Karena datang lebih awal mereka kelelahannya menunggu kehadiran Ungu. "Tadi lama banget saya berdiri, dan tiba-tiba aja terjadi dorong- mendorong, dan membuat saya pingsan, karena pusing.

Untung aja ada pak polisi yang menolong, kalau tidak enggak tahu deh gimana jadinya," tuturnya sambil minum. Konser Ungu yang diselenggarakan Sky Production dan disponsori Star Mild Chill dan didukung Telkomsel tetap berjalan lancar. (jnh).

Phasya Ungu: Di Luar, Saya Milik Penggemar

Filed under: News

MALAM ini, Ungu Band, salah satu rup band ternama tanah air, akan menghibur kawula muda Kota Tepian. Bertempat di Lapangan Kinibalu yang telah disulap menjadi arena konser, Ungu Band rencananya akan membawakan 12 lagu.

Kemarin sore, digelar jumpa pers yang bertempat di Lopan Hill Café & Resto. Meski molor dan terlihat rona lelah, UnguUngu Band yang digawangi Pahsya (vocal), Oncy (gitar), Enda (gitar), Makki (bass) dan Rowman (drum), mampu memuaskan para penggemarnya yang rela menunggu beberapa jam.

Usai makan siang, Phasya pun mulai menjawab satu per satu pertanyaan yang mengalir dari wartawan atau fansnya. Misalnya ketika disinggung tentang Pashya yang menjadi model di video klip mereka yang berjudul Demi Waktu dan Seperti yang dulu. "Itu sudah diatur oleh sutradara dan kebetulan video klip Seperti yang Dulu, adalah kelanjutan dari video klip Demi waktu," tuturnya.

Jika dilihat dari padatnya jadwal grup band Ungu saat ini, pastilah waktu untuk keluarga mereka masing-masing sangat sedikit. Menurut Pashya, itu sudah risiko. Namun ia punya komitmen tersendiri dengan istrinya, sebelum ke pelaminan.

"Semua itu sudah menjadi konsekuensi. Sebelum menikah, saya bilang ke calon istri saya saat di rumah saya milikmu seutuhnya. Tetapi selangkah saya meninggalkan rumah, saya adalah milik semua penggemar"," ungkap Pahsya, sambil diiringi tepuk tangan dari para penggemarnya.

Sementara Makki mengatakan, terus berupaya maksimal agar Ungu Band makin eksis. "Obsesi kami adalah terus eksis berkarir. Karena kami merasa masih banyak kekurangan. Masih banyak yang ingin kami cari dan kami coba," ungkap Makki, saat ditanya apa obsesi Ungu band saat ini.

Oncy yang terlihat diam saja saat jumpa pers, akhirnya mendapat pertanyaan. Khususnya tentang kariernya hingga akhirnya menjadi anggota grup Ungu Ban. Padahal sebelumnya ia adalah anggota grup band Funky Copral. "Saat Ungu mengeluarkan album pertama, status saya hanyalah auditional player saja. Itu berlangsung selama kurang lebih 6 bulan. Tetapi saat Ungu mengeluarkan album kedua akhirnya saya menjadi anggota Ungu," ungkapnya.

Rencananya, Ungu Band akan melakukan menggarap video klip di album yang ketiga. Rencana syutingnya diperkirakan Mei ini. Judulnya Tercipta Untukku. "Rencananya bulan Mei ini kami akan melakukan syuting untuk Video klip ketiga dan kemungkinan diluncurkan bulan depan," kata Oncy. (bm-2)

May 13, 2006

ABG Berdesakan, Ungu Tampil Total

Filed under: Konser

BALIKPAPAN-Penonton konser Ungu di Stadion Sudirman, Jumat (12/3) malam tadi, membeludak. Stadion sepakbola di Jl Tanjungpura nyaris tidak bisa menampung penonton yang sebagian besar anak baru gede (ABG). Bahkan, tiket sebanyak 5.000 lembar yang disediakan panitia ludes hingga penonton yang tak kebagian harus rela berdesakan.

Sambutan meriah diberikan warga Kota Minyak saat Pasha alias vokalis Sigit Purnomo SS naik panggung. Sebelumnya, mereka sempat kecewa karena jadwal molos satu jam lebih. Dijadwalkan mentas pukul 20.00 Wita, Ungu baru tampil lewat pukul 21.00 Wita. Saking kecewanya, sebagian penonton sempat melemparkan botol minuman ke atas panggung.

Tapi begitu Ungu tampil, seluruh penonton menyambutnya dengan meriah. Terlihat sejumlah ABG jatuh pingsan karena tahan berdesakan penonton lainnya. Namun, secara umum, tak menyurutkan animo mereka menyaksikan penampilan band pujaannya hingga selesai pukul 22.00 Wita.

“Aku nggak nyangka sambutan warga Balikpapan begitu luar biasa. Ini konser Ungu yang pertama kalinya di Kota Minyak ini,” puji Pasha, disambut tepuk tangan penonton.

Seluruh anggota Ungu tampil total. Selain Pasha, adalah Makki O Parikesit (bassis), Enda’ alias Franco Medjaya (gitaris), Onci atau Arlonsy Miraldi (gitaris), dan Rowman alias M Nur Rohman (drummer).

Sedikitnya 12 lagu dibawakan. Di antaranya, Curhat, Seperti Daku, Jumpa Pertama, Ciuman Pertama, Tempat Terindah, Sejauh Mungkin, dan Demi Waktu. Konser ditutup dengan hit Melayang.(pon)

May 12, 2006

Ungu, Malam Ini di Lapangan Sudirman

Filed under: Konser

Masuk Stadion, Penonton Tak Boleh Bawa Botol Air Mineral
BALIKPAPAN-Grup band Ungu, yang kini lagi naik daun, dipastikan tampil Kamis (12/5) malam ini di Lapangan Sudirman Balikpapan mulai pukul 19.30 Wita. Penampilan grup band yang digawangi vokalis Pasha ini, akan lebih memekakkan telinga pendengar dengan lagu-lagu di album andalannya yang didukung sound system berkekuatan 50.000 watt dan tata cahaya (lighting) 30.000 watt.

Ungu akan turun dengan personel lengkap. Selain Pasha, grup asal Bandung ini menampilkan Enda (gitar), Rowman (drum), Makki (bass) dan Oncy (gitar). Tentu formasi lengkap inilah akan lebih memberi warna penampilan mereka untuk menghibur warga Balikpapan lewat turnya yang digelar Star Mild Chill Out.

Hanya saja, bagi kalian yang ingin menyaksikan konser Ungu, pihak panitia penyelenggara dan petugas keamanan telah sepakat untuk tidak memperbolehkan penonton membawa botol atau gelas air mineral dari rumah masuk ke stadion. �Penonton yang masuk akan kita periksa satu per satu, apakah membawa benda membahayakan. Ini demi suksesnya konser Ungu,� kata Bobby dari Sky Production, event organizer (EO) lokal yang mendukung konser ini.

Bobby menyebutkan, langkah panitia ini penting dilakukan untuk mencegah aksi pelemparan atau tindakan mengganggu lainnya.

Ungu yang sempat beberapa minggu perkasa di puncak top chart tangga lagu radio Balikpapan, tampaknya menjadi jaminan tersendiri kesuksesan konser yang diprediksikan bakal dipadati oleh lima ribu penggemar.

Acara malam ini, akan dibuka oleh performa grup musik lokal, XL band dan Albino band yang namanya sudah cukup santer di Kota Minyak.

Sampai hari ini, ticket box masih dibuka di Radio SBI, Swara Media, Absolute Surf, Warnet AngkaNet, Toko Miki Kaset dan di tempat acara digelar. (hil)

May 11, 2006

Telkomsel Bagi-Bagi Tiket Ungu

Filed under: News
Cukup SMS dan Membeli Perdana Simpati Jitu
UNTUK memuaskan pelanggannya, Telkomsel membagikan 500 tiket gratis menonton konser Ungu di Lapangan Kinibalu, yang akan dilaksanakan pada Minggu, 14 Mei 2006. Tiket ini dapat diperoleh melalui dua cara. Yang pertama dengan cara poling SMS sebanyak-banyaknya. Cukup mengetik jitusmd (spasi) Ungu dan dikirim ke 3954, pelanggan Telkomsel kawasan Samarinda berkesempatan mendapatkan tiket gratis Konser Ungu.

Sedangkan cara kedua melalui pembelian kartu perdana Simpati Jitu pada outlet khusus yang berada di sekolah-sekolah Samarinda. "Kita akan bagikan sekitar 500 tiket gratis. Untuk mendapatkannya bisa melalui SMS atau dengan cara membeli kartu perdana Simpati Jitu di outlet kami yang berada di sekolah yang ditunjuk," terang staf sales, Roy Kristianto.

Penawaran yang diberikan Telkomsel untuk cara yang kedua, sangat menguntungkan konsumen. Pasalnya Telkomsel hanya mematok harga Rp 20ribu untuk pembelian kartu perdana Simpati Jitu.

"Kalau membeli kartu perdana Simpati Jitu pada outlet kami. Mereka tidak hanya mendapatkan tiket gratis senilai Rp 25ribu, tapi mereka juga akan mendapatkan kartu Simpati yang berisikan pulsa senilai Rp 27ribu," tambahnya.

Tidak hanya memberikan tiket dan pulsa. Telkomsel juga memberikan kesempatan bagi mereka yang telah membeli kartu perdana Simpati Jitu pada outlet khusus untuk bertemu secara langsung, grup band idamannya. "Kami hanya menyediakan 20 tiket untuk mereka yang terpilih. Mereka nantinya dapat foto bersama dan berbincang-bincang dengan Ungu," jelas Roy.

Pembukaan outlet sudah dimulai sejak kemarin. Outlet pedana ini dibuka di teras depan SMAN 1 Samarinda. Dan nantinya akan dilanjutkan ke SMA lain secara acak. "Kami pakai sistem random atau acak. Jadi SMA mana yang didatangi, masih belum tau. Karena kami juga harus melihat animo pelajarnya yang ingin membeli. Tapi tidak menutup kemungkinan kami akan kembali ke sekolah tersebut. Contohnya SMAN 1. Mungkin saja kami kembali kesana, karena waktu kemarin kami tidak punya cukup waktu karena kesiangan datang," terangnya. (bm-4)

Ungu ‘Demi Waktu’ Konser Perdana di Samarinda

Filed under: Konser

Telkomsel Gratiskan 500 Tiket

SAMARINDA - Ungu, sebagai pendatang baru di kancah dunia musik tanah air yang melejit dengan lagu berjudul Demi Waktu, akan tampil perdana di kota Tepian Samarinda. Live konsernya akan dilaksanakan di lapangan Kinibalu, Minggu (14/5) malam.

    Kedatangan Ungu yang terlebih dahulu tampil di lapangan Sudirman Balikpapan ini, disponsori PT Bentoel dengan brand rokok Stars Mild. Namun, Telkomsel dalam memanjakan pelanggannya akan memberikan 500 tiket gratis di setiap kota, dengan cara mengirim SMS.

     “Pada penampilan perdananya di Samarinda dan Balikpapan, Telkomsel akan memberikan 500 tiket gratis bagi pelanggan Telkomsel untuk menyaksikan konser Ungu di Balikpapan dan Samarinda.,” ujar Manajer GraPARI Telkomsel Samarinda Eko Wahyudi di ruang kerjanya, Rabu (10/5).

    Untuk mendapatkan tiket gratis itu, sebut Eko dengan cara mengirim SMS yang isinya “jitubpn Ungu’ khusus pelanggan Balikpapan dan “jitusmd Ungu’” khusus pelanggan Samarinda  dan ke 3954. Mereka juga memberikan kesempatan bagi 20 pelanggan untuk bisa bertatap muka dan foto bareng dengan personil Ungu.

    Eko juga menjelaskan, jika SMS yang masuk melebihi 500 SMS, maka pihaknya akan melakukan pemilihan secara acak dengan menggunakan sistem.

    “Khusus 20 pelanggan yang berhak bertemu langsung dengan Ungu, dipilih berdasarkan nilai plus dan loyalitas dari pelanggan itu kepada Telkomsel.apakah itu dia sebagai salah satu pelanggan yang paling awal melakukan registrasi atau lainnya,” terang Eko memberikan gambaran.

    Jadi, menurut Eko, 500 tiket gratis itu, tidak lain salah satu bentuk loyalitas mereka juga terhadap pelanggannya yang terus setia menggunakan produk Telkomsel

May 10, 2006

Menjelang Konser Ungu di Lapangan Kinibalu

Filed under: Konser
Tiket Box Ungu Mulai Diserbu
GRUP band yang terkenal lewat single "Demi Waktu" ini, ternyata ditunggu-tunggu oleh penggemarnya yang ada di Samarinda. Terbukti, penjualan tiket Ungu hingga Selasa (9/5) kemarin terjual hingga ribuan lembar. Setiap tiket box mampu menjual 100 tiket per hari.

Grup yang bakal manggung Minggu (14/5) mendatang, di Lapangan Kinibalu Samarinda ini bakal dipenuhi ribuan penggemarnya. Enam tiket box yang tersebar di Samarinda, mulai diserbu penggemar Ungu.

Disampaikan oleh marketing Paras FM yang dipercaya menjadi salah satu tempat penjualan tiket konser Ungu resmi, hingga saat ini telah berhasil terjual sekitar 600 lembar dengan rata-rata 75 lembar perharinya bahkan 100 tiket. Dan angka penjualan ini akan meningkat saat mendekati waktu pelaksanaan konser ini. "Biasanya, dalam sehari kita jual 75 lembar tiket, tapi ntar mulai H-3 sampai hari H, penjualan bisa meningkat dua kali lipat biasanya ngeliat dari antusiasme warga Samarinda," ungkap Lia.

Hal senada juga disampaikan oleh pihak Mahakam FM sebagai stasiun radio tiket box konser Ungu yang sempat ditemui Selasa kemarin. Antusiasme masyarakat Samarinda untuk menyaksikan konser band yang dimotori Pasha sebagai vokalis ini memang cukup tinggi.

Ditambah dengan anjuran untuk membeli tiket di tempat-tempat yang telah ditunjuk secara resmi selama persediaan masih ada untuk menghindari praktek percaloan. "Kalo bisa beli secepatnya daripada ntar malah kebagian lewat calo, kan harganya lebih mahal," ungkapnya.

Konser yang dipromotori oleh salah satu produsen rokok nasional bekerja sama dengan Sky Production ini selain menjadi acara yang mempertemukan langsung para personil Ungu dengan fans dari Samarinda juga sekaligus menjadi ajang promo Ungu dalam menunjukkan kemampuan musiknya secara live on stage, sehingga sangat disaayangkan apabila kesempatan ini dilewatkan. (bm-1)

May 8, 2006

Tiket Konser Diborong

Filed under: Konser

Anak Muda Samarinda dan Balikpapan Antusias Sambut Konser Ungu

 

 

SAMARINDA - Konser Ungu dengan tajuk Star Mild Chill Out Live in Concert Ungu masih sepekan lagi, namun para pecinta musik sudah banyak yang memesan tiket masuk konser. Baru beberapa hari ticket box dibuka pecinta musik sudah banyak yang memborong tiket. Untuk Samarinda saja, hingga Minggu (7/5) kemarin tiket yang sudah terjual lebih 1.500 lembar. Sementara panitia menyediakan tiket sekitar 8.000 karena kapasitas lapangan Kinibalu (lokasi konser) yang juga terbatas.

Begitu pula dengan di Balikpapan, para pecinta musik tampak antusias memburu tiket konser Ungu. Di antaranya bahkan ada yang sampai memborong beberapa tiket karena takut kehabisan. Untuk di Balikpapan, konser Ungu rencananya akan digelar di Lapangan Sudirman pada waktu yang sama dengan konser di Samarinda yaitu mulai pukul 20.00 Wita.

Area Manager PT Bentoel Prima wilayah Samarinda, Rudy Harvian didampingi Promotion Officer, Lukman Budiman mengatakan, pembeli tiket Ungu diperkirakan akan kian membeludak mendekati hari pelaksanaan, Sabtu (13/5) mendatang. "Bagi yang belum mendapatkan tiket Ungu, sebaiknya jauh-jauh hari sudah memesannya di beberapa ticket box yang kami sediakan. Sayang bila penampilan perdana Ungu di Samarinda dilewatkan begitu saja," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk di Balikpapan tiket Ungu bisa dibeli di Warnet Angka Net, Radio SBI, Radio Swara Media, Toko Kaset Miky, Absolut Surf di Plaza Balikpapan, Kampus LP3I dan OSIS sekolah yang sudah ditunjuk. Sedangkan di Samarinda, bisa dibeli di Radio Mahakam, M Studio di Mal Lembuswana, Link Komputer, Duta Musik, Sekretariat Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Untag, Distarra di SCP serta kantor Redaksi Kaltim Post di Mahakam Square Sei Kunjang. "Sedangkan untuk contact person bisa pada John nomor telepon 0541-7013331," ujarnya.

Seperti diberitakan Ungu siap menggebrak Samarinda dan Balikpapan lewat tajuk acara Star Mild Chill Out Live in Concert Ungu. Di Balikpapan Ungu tampil tanggal 12 Mei di Lapangan Sudirman dan di Samarinda tampil tanggal 14 Mei mendatang di lapangan Kinibalu. (ran)

Ungu

Filed under: About Ungu

KENANGAN NOMADEN

Anda pasti tak asing lagi dengan tembang Demi Waktu yang dibawakan band Ungu. Bersamaan single itu, albumnya yang bertitel Melayang, terjual lebih dari 300 ribu kopi. Rekor setelah sekitar 10 tahun Ungu berkecimpung di blantika musik Indonesia.
Perjalanan Ungu mendapat deal rekaman memang terjal dan berliku. Seperti kebanyakan band, Ungu pun sering ganti personel. Makki (bas), Pasha (vokal), Enda (gitar), dan Rowman (dram) merasakan hal itu. 

Seperti di tahun 2000, mereka harus susah payah mengumpulkan uang demi membiayai bikin master lagu yang terhitung mahal. "Zaman dulu, kan, rekaman belum semudah sekarang. Studio masih mahal, medianya masih pita dan orang-orangnya juga tertentu. Makanya kami harus ngumpulin duit bareng-bareng," jelas Makki, salah satu pencetus berdirinya Ungu.

Untuk mengejar impiannya Makki sampai hengkang dari pekerjaannya sebagai konsultan manajemen. Makki tak menyesal dengan keputusannya itu. "Ungu adalah sesuatu yang aku cita-citain sejak kecil hingga akhirnya direstui keluarga dan bisa jadi mata pencaharian," tutur Makki.

Rowman juga curhat masa-masa berat yang harus dilewati. "Karena aku udah berkeluarga jadi lebih ekstra lagi ngumpulin duit. Dulu sebelum album ini (Melayang) keluar, rasanya susah banget nyari duit."

Anang Hermansyah yang berjasa memperkenalkan Ungu ke seorang produser. Kali ini sang produser tertarik dengan materi-materi Ungu.

Pada tahun 2000, dua lagu Ungu yang bertitel Bunga dan Hasrat masuk album kompilasi. Kemudian, Ungu pindah ke label Hemaswara Records. Di bawah Hemaswara, Ungu menelorkan dua album, Laguku (2002) dan Tempat Terindah (2003). Pada tahun 2003 juga Oncy masuk sebagai gitaris Ungu.

Kedua album Ungu tadi ternyata kurang meledak di pasaran, dan sempat membuat mereka down. "Kami sempat mikir, kok enggak berhasil-berhasil. Hari rasanya terlewati lama banget. Sementara kasarnya kami udah enggak bergantung sama siapa-siapa lagi, kami benar-benar sendiri dan hidup dalam pergaulan. Istilahnya nomaden, tinggal di rumah teman, nempel sana-sini. Pernah ngalamin yang esok harinya enggak jelas mau makan apa," papar Pasha.

Untunglah Ungu pantang menyerah. Album Melayang menjadi titik balik. Ungu mampu merebut hati penggemar. Padahal mereka tak memprediksi album itu bakal sukses. Sebab, menurut Pasha, Ungu didera dilema saat akan meluncurkan Demi Waktu. "Karena orang sudah terlalu nge-judge Ungu sebagai band riang, ABG, dan musik-musik upbeat," ungkapnya.

Kesuksesan Melayang ditanggapi dengan bermacam-macam oleh personelnya. Buat Enda dan Pasha keberhasilan ini sebagai bonus. Pasalnya, Ungu sudah terbiasa dengan hal yang biasa saja. "Kalau sekarang kami dihadapkan dengan jadwal yang seabreg dan penjualan kaset yang lumayan lancar, itu sebuah bonus," ucap Enda.

Sementara Makki justru merasa ngeri menghadapi kesuksesan Melayang. "Mempertahankan, kan lebih susah daripada ngejar. Kami mungkin dulu enggak merasa susah karena kami tertawa terus karena memang harus dibawa tertawa. Waktu itu prinsipnya ngalir aja, enggak mau buru-buru atau ngoyo."

Yang pasti, Ungu berharap mengikuti jejak band-band senior yang bisa bertahan lama. "Kami udah pernah mengalami tur dimana kami harus nyetir sendiri ke daerah-daerah seperti Surabaya dan Malang. Kami ngalamin dibayar 500 ribu, ditolak label, diketawain penonton. Jadi, setelah kami semua berlima secara sadar milih ini sebagai karier, misi dan visinya pengin karier yang panjang," harap Makki

May 7, 2006

12 Mei di Sudirman, 14 Mei Giliran Lapangan Merdeka

Filed under: Konser

Konser Ungu dan Kerispatih di Balikpapan

 

BALIKPAPAN-Kota Balikpapan memang sedang kebanjiran artis di bulan-bulan belakangan ini. Setelah grup band Radja, Ratu, Garasi, Letto dan DJ Tattiana “memanaskan” Kota Minyak tidak sampai setengah bulan lalu, kini giliran dua grup yang sedang naik daun, Kerispatih dan Unggu bakal menggelar konsernya.

Akan tampil di Lapangan Sudirman Balikpapan pada 12 Mei mendatang, grup band Ungu yang sukses dengan tembang Melayang dan Demi Waktu. Ungu yang digawangi oleh Pasha (Vokal), Enda (gitar), Rowman (drum), Makki (bass) dan Oncy (gitar) memang sempat menohok ke top chart tangga lagu radio Balikpapan. Antusiasme ini merupakan jaminan tersediri terhadap kesuksesan konser mereka yang digelar oleh Star Mild Chill Out.

Dua hari kemudian (14/5), A Mild akan menggelar konser Kerispatih di Lapangan Merdeka. Istimewanya, konser grup papan atas ini bisa ditonton oleh seluruh warga Balikpapan secara gratis.

“Kami yakin bahwa konsumen A Mild tidak harus selalu mengeluarkan uang untuk membeli tiket sebuah acara konser. Ini merupakan perhatian kami terhadap konsumen,” ujar Robinson Gurusinga, Area Marketing Manager PT Sampoerna Balikpapan.

Kerispatih yang digawangi oleh Sammy (vokalis), Badai (piano), Andika (bass), Arief (gitar), Anton (drum) sengaja dibawa oleh A Mild ke Balikpapan mengingat pecinta musik Balikpapan sedang gandrung-gandrungnya dengan grup band yang baru menelurkan satu albumnya ini. Karena itu tidak aneh bila Robinson menargetkan penonton yang datang akan lebih dari 10.000 orang.

Ditanyai mengenai keamanan, Robinson mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan pihak keamanan terutama Polda Kaltim untuk mengamankan jalannya konser.

“Kami yakin penonton Balikpapan punya kesadaran tinggi untuk menjaga kenyamanan. Selain itu, Kerispatih bukan grup beraliran keras, jadi hal-hal yang memancing rusuh bisa diminimalisir bahkan tak ada sama sekali,” tandas Robinson.

Salah satu keistimewaan lain dalam konser grup yang melejit dengan tembang Kejujuran Hati ini, pihak A Mild akan bekerjasama dengan Polres Balikpapan dalam kampanye anti-narkoba. Menurut kabar lain yang tersiar, di akhir bulan ini duo supergrup juga bakal menggoyang Balikpapan. Siapa saja mereka? Kita tunggu kelanjutannya. (hil)

Pasha Ungu dengan Distro-nya

Filed under: Pasha, Infotainment

FENOMENA menjalankan bisnis di kalangan artis, ternyata juga dialami vokalis grup band Ungu, Pasha. Pria yang tengah menunggu kelahiran anak keduanya ini menjalani usaha jual baju atau distro. Bahkan, dalam setahun, Pasha sudah memiliki sejumlah distro mulai dari Bandung hingga Yogyakarta. “Awalnya iseng saja,” ujar Pasha.

Menurut Pasha, jiwa dagang ini diperoleh dari ayahnya. Maklum, ayahnya juga seorang wiraswastawan. Kendati begitu, Pasha mengaku, bisnis di luar dunia tarik suaranya ini dilakoninya dengan sungguh-sungguh. Kendati begitu, aktivitasnya di tarik suara bersama Ungu tetap menjadi pilihan utama. “Ungu masih profit center saya,” ujar Pasha.

Pasha Ungu Lebih Suka Berterus Terang

Filed under: Pasha, Infotainment

ARTIS yang tengah naik daun kerap menyembunyikan identitasnya, termasuk status pernikahaan. Tapi, ini tak berlaku buat Pasha yang ternyata sudah menikah dan mempunyai satu anak. Vokalis grup band Ungu ini lebih suka berterus terang apa adanya. "Gue enggak pernah menyembunyikan," ujar suami dari seorang wartawan sekaligus model ini.

Menurut Pasha, awalnya memang tak banyak penggemarnya akan kehidupan rumah tangga mereka. Ini terjadi bukan berarti menyembunyikannya. Tapi, lebih karena tak ada yang bertanya. "Menurut gue kalau orang enggak nanya, gue enggak akan kasih tahu," ujar ayah yang tengah menunggu kelahiran anak kedua ini.

May 4, 2006

Ungu Siap Tampil

Filed under: News

12-14 Mei di Balikpapan dan Samarinda

 

SAMARINDA - Kunjungan kelompok musik papan atas di Indonesia terus berlanjut di Kaltim. Setelah Seurieus, Kerispatih, Ratu, Radja, Samsons, Letto, Garasi dan J-Rocks, pada bulan Mei ini juga bakal tampil kelompok musik Ungu. Kelompok musik asal Bandung ini akan menggebrak dua kota di Kaltim, yaitu Balikpapan tanggal 12 Mei dan di Samarinda tanggal 14 Mei mendatang. Penampilan Ungu dipastikan bakal menarik perhatian pecinta musik karena ini adalah untuk pertama kalinya Ungu menggelar konser di Samarinda dan Balikpapan.

Area Manager PT Bentoel Prima wilayah Samarinda, Rudy Harvian didampingi Promotion Officer, Lukman Budiman mengatakan, selama ini cukup banyak pecinta musik di Balikpapan dan Samarinda yang menantikan kedatangan Ungu. Apalagi album terbaru Ungu dengan judul Melayang saat ini sangat laris di pasaran. "Kami sangat bangga dan gembira bisa mempersembahkan konser Ungu Band dengan tajuk Star Mild Chill Out Live in Concert Ungu di Balikpapan dan Samarinda untuk memenuhi keinginan para pecinta musik," ujarnya.

Ia mengatakan, di Balikpapan Ungu Band akan tampil di Lapangan Sudirman mulai pukul 20.00 Wita sedangkan di Samarinda, Ungu Band akan tampil di Lapangan Kinibalu juga mulai pukul 20.00 Wita. Tiket masuk sudah dijual di beberapa ticket box di Samarinda dan Balikpapan. Di antaranya bisa dibeli di Kantor Kaltim Post Biro Samarinda, Jl Untung Suropati Kompleks Mahakam Square, Radio Paras Jl Rambutan Voorvo. "Supaya tidak kehabisan tiket masuk, lebih baik memesannya jauh hari. Tiket yang kami sediakan sangat terbatas karena tempat acara juga terbatas," tambah Lukman.

Sekadar diketahui nama Ungu mulai terangkat setelah meluncurkan album pertama berjudul Laguku pada Juli 2002 lalu. Salah satu lagu yang akrab di telinga anak muda adalah single Bayang Semu, yang juga jadi soundtrack sinetron ABG.

Sukses meluncurkan album pertama, Ungu kemudian meluncurkan album kedua tahun 2003 lalu dengan judul Tempat Terindah. Seperti album pertama album kedua ini pun berisi 12 lagu. Album ini mengandalkan tembang Suara Hati dan Karena Dia Kamu. Dua tahun kemudian atau akhir tahun 2005 lalu, Ungu kembali mengeluarkan album dengan tajuk Melayang. Album inipun meledak di pasaran, terutama diangkat oleh tembang Demi Waktu. (ran)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham