Tempat Terindah Ungu

July 29, 2006

Grup Ungu Sempat Takut Tampil di Bandung

Filed under: News

MENYATU dan penuh semangat. Dua belas lagu yang dibawakan Ungu dalam tampilan perdana mereka di Bandung setelah populer, mampu menciptakan suasana tersebut dan menggoyang ratusan anak muda Kota Kembang yang ”menggilai” musik mereka.

Grup asal Jakarta yang dimotori Sigit Purnomo/Pasha (vokal), Makki Omar Parikesit/Makki (bas), Franko Medjaya Kusumah/Enda (gitar), Arlonsy Miraldy/Oncy (gitar), dan M. Nur Rohman/Rowman (drum) mampu menyemarakkan ulang tahun pertama acara It’s Hang Out Time STV yang digelar di Fame Station, Jln. Sersan Bajuri, Bandung, Jumat (28/7).

Dibuka dengan ”Karena Dia Kamu” tampaknya telah akrab di telinga para penonton dan langsung membuat mereka histeris. Apalagi ketika Pasha muncul tiba-tiba dari sayap kiri panggung sembari bernyanyi, teriakan mereka semakin kencang dengan rona bahagia menghiasi wajah-wajah muda. Melihat semangat pencinta Ungu yang bergelora, tanpa basa-basi Pasha menyodorkan lagu berikutnya berjudul ”Tak Perlu” yang kembali menaikkan adrenalin penonton.

”Selamat malam semua, bangga sekali akhirnya Ungu bisa tampil di Bandung. Jujur, selain bangga, kami juga merasa takut main di kota ini, karena Bandung terkenal dengan pemusiknya yang andal dan menjadi barometer musik di Indonesia,” sapa Pasha.

Usai menyapa penggemar, Ungu melanjutkan dengan lagu berikutnya, sebut saja, ”Jika Itu yang Terbaik”, ”Berikan Aku Cinta”, ”Aku Bukan Pilihan Hatimu”, ”Sejauh Mungkin” dan ”Berjanjilah” menjadi andalan yang mampu menyatukan aura di atas panggung dengan aura di bawah panggung sehingga menjadi kesatuan energi yang berapi-api. Sebagian besar penonton hafal dengan lirik lagu mereka. Mereka pun bernyanyi dan berjingkrak seirama dengan sang vokalis.

”Setuju enggak kalau cowok di dunia itu egois? Kalau kami, setuju. Alasannya, banyak dari lelaki yang memiliki kekasih lebih dari satu dalam satu waktu. Seperti kisah pada lagu berikut ini,” ujar Pasha sebelum membawakan lagu ”Demi Waktu” yang begitu dinanti. Sayangnya, di beberapa lagu ada kalanya antara nada musik dan suara Pasha terdengar tidak sinkron, sehingga beberapa kali, Enda, Pasha, dan Oncy saling berpandangan berusaha saling menyesuaikan.

Penampilan Ungu malam itu ditutup dengan lagu berjudul ”Bayang Semu”. Walaupun ditutup dengan ”Bayang Semu”, yang pasti Ungu telah meninggalkan kenangan nyata yang begitu indah bagi para pencintanya di Bandung. Acara yang dipandu MC Vecky dan Angga itu, juga diramaikan pula oleh penampilan Drumaholic, 9 Ball, Evernine feat Ebith Beat A, DJ Dewo, dan Wannabe Dancers. (Feby Syarifah/”PR”)***

July 23, 2006

Pasha: Repotnya Kebelet Pipis

Filed under: Pasha

BANJARMASIN, KCM – Apa hubungan antara toilet dan Pasha. Tak ada memang, tapi karena kesulitan mencari toilet, vokalis Ungu band itu, harus berjibaku menahan kencing. Inilah yang ia rasakan ketika tampil di ajang  A Mild Live Soundrenaline 2006, yang digelar di Lapangan Rindam VI, Banjarmasin, Minggu (23/7).

Dus, ia pun harus kocar-kacir ke sana-ke mari demi menemukan lokasi yang nyaman untuk melampiaskan hajatnya itu. Ia lantas lari ke belakang panggung. Sialnya, ia tak juga berhasil menemukan toilet di sana.

Kalau pun ada, ya terpaksa pemilik nama asli Sigit Purnomo itu, harus keluar arena mangung dan menembus barikade penoton yang berjubel memadati arena pertunjukan.

Tak ada pilihan memang. Pemuda berhidung lancip itu pun akhirnya memutuskan menggunakan toilet yang juga digunakan para penonton. Sialnya, meski sudah mendapat penjagaan ketat, tak urung kemunculan Pasha membuat penggemarnya heboh.  Pasha  dikejar-kejar puluhan penggemar yang ingin berjabat tangan dengannya.

Melihat gelagat buruk itu, pemuda kelahiran Donggala, 27 November 1979 itu memilih ngacir. Ia kemudian melarikan diri memasuki sebuah kios penjual minuman. Harapannya di sana ia bisa menumpang pipis.

Sial rupanya, keinginan tersebut belum juga terkabul. Ia bergegas menuju toilet umum  berdinding kayu. Plong lah. Setelah berjuang cukup panjang, Pasha pun bisa melampiaskan hajatnya di sana.  Untung saja baru kebelet pipis, jika tidak cerita bisa jadi lain.

July 19, 2006

Pasha ‘Ungu’ Trauma Naik Pesawat

Filed under: Pasha

Kapanlagi.com - Kejadian yang luar biasa dan tak terduga-duga, terkadang membawa efek traumatik pada si korban, tak terkecuali vokalis band Ungu, Pasha. Gara-gara pesawat yang ditumpangi pernah mengalami trouble, saat Ungu terbang ke Sulawesi. Kini Pasha selalu komat-kamit berdoa mengurangi rasa takutnya.

"Waktu itu tiba-tiba kabin pesawat terbakar dan mengeluarkan asap," kenang Pasha, saat ditemui di Kelapa Gading beberapa waktu lalu. Dan yang membuat dia lebih panik, istrinya, Okie Agustina, yang tengah mengandung 7 bulan ikut serta. Makin menjadi rasa paniknya, campur aduk jadi ketakutan yang tak pernah dibayangkan.

"Untung pesawat bisa transit di Makassar dengan lancar. Dan istri saya, juga tidak apa-apa. Juga temen-temen. Kejadiannya baru dua bulan lalu," tutur Pasha.

Kehadiran Pasha di Kelapa Gading terkait dengan undangan acara Jambore Nasional 2006, yang diprakarsai Lembaga Pendidikan Indonesia–Amerika (LPIA). "Jadi ingat waktu sekolah, saat jadi pramuka," katanya mengingat.

Bagi Ungu mengisi acara apapun bukan menjadi soal, apalagi ini untuk mengisi jeda seusai rekaman album terbaru Ungu.

July 18, 2006

Ungu Segera Luncurkan Album Religi

Filed under: News

Kapanlagi.com - Sukses dengan album DEMI WAKTU, group band Ungu kembali menggarap album terbarunya dengan judul RELIGI. Album ini rencananya akan dirilis akhir Agustus mendatang bertepatan dengan bulan Ramadhan. Ditemui Kapanlagi.com, Senin (17/07) kemarin Ungu mengungkapkan kalau album religi masih laku di pasaran.

"Kami sengaja bikin album religi, karena album religi masih laku dipasaran. Kami optimis album ini laku," aku Pasya vokalis, Ungu.

Menurut Pasya, setiap kali manggung ia selalu membawakan lagu religi, dan ternyata sambutan dari masyarakat selalu baik. Bahkan, ada fan Ungu yang menanyakan album terbaru Ungu. Selain merilis album religi, Ungu juga akan menargetkan tour di bulan puasa. "Insya Allah kami tetap akan tampil di bulan puasa. Tapi waktunya malam hari bukan siang hari," katanya.

Bagi Ungu album religi kali ini adalah album pertama. Pasalnya pada album sebelumnya Ungu masih memilih tema cinta dan anak muda.

July 16, 2006

Cara Artis Menghilangkan Rasa Jenuh

Filed under: Pasha, Infotainment

RUTINITAs dan kejenuhan adalah sisi lain yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan seorang artis. Seribu satu macam cara mereka tempur untuk memeranginya agar bebas dari rasa frustasi. Vokalis band Ungu, Pasha, misalnya, memilih motor gede sebagai penawar rasa jenuhnya. "Kalau naik motor itu rasanya gagah," kata ayah dua anak. Demi barang berharganya itu, Pasha mengaku rela merogoh kantong lebih dalam untuk biaya perawatan.

July 11, 2006

mengintip album baru ungu

Filed under: News

Yang juga tengah mempersiapkan album baru adalah Ungu. Saat ini, band yang digawangi Enda (gitar), Pasha (vokal), o­nci (gitar), Makky (bas), dan Rowman (dram) tengah menghimpun materi buat album keempat. Kata Enda, materi yang sudah terkumpulmerupakan stok dari album ketiga. “Ada banyak lagu yang tak kami masukkan di album ketiga. Daripada dibuang, lebih baik kami kumpulkan buat dimasukkan album baru kami nanti. Sayang materi itu kalau dibuang. Soalnya banyak yang kami pikir bagus,” ujar Enda, yang tengah menantikan kelahiran anak pertamanya ini.

 

Toh meski punya banyak cadangan lagu, bukan lantas kelimanya berleha-leha. “Kami juga terus membuat lagu,” papar Enda lagi. Album baru Ungu ini rencananya bakal direkam sekitar bulan November atau Desember mendatang. “Kalau tak ada aral melintang, Ungu bakal merilis album keempat sekitar bulan Februari atau Maret tahun depan,” ceplos pria yang membesut tembang Demi Waktu ini.

Soal konsep bermusik, Ungu belum memutuskan nantinya bakal seperti apa. Namun, Enda memastikan Ungu masih berada di jalur. “Soal konsep biasanya baru kami rembukkan saat rekaman. Tak tertutup kemungkinan kami memakai formula di album ketiga. Berubah (musik) bisa saja. Soalnya kami ‘kan terus belajar. Kalaupun berubah kami akan membuat tren baru, bukan malah mengikuti tren yang ada,” cetusnya lagi. Sukses album ketiga tak mendatangkan beban buat Ungu. “Sukses yang kami raih di album ketiga ini cuma kami anggap bonus saja. Bikin album yang serba nge-pas, eh nggak tahunya malah sukses. Tapi minimal album keempat kami nanti punya penjualan menyamai album ketiga,” harap Enda

July 1, 2006

Ribuan Pengagum Ungu Histeris

Filed under: Konser

* 20 Penonton Pingsan

Batam, Tribun- Vokalis grup Band Ungu Pasha, mengajak penonton melemparkan kemasan air mineral ke atas pada konser Batam View Time Out with Ungu Concert di Lapangan Parkir Stadion Temenggung Abdul Jamal, , Jumat (30/6).

Ajakan ini Pasha ini terjadi sebelum Pasha melantunkan lagu Bayang Semu, yang merupakan lagu dari album pertama Ungu, karena banyak para penonton yang melempar kemasan air mineral ke arah panggung.

Secara keseluruhan penampilan grup band yang digawangi Pasha (vokal), Makki (bass), Enda (gitar), Rowman (drum) dan Onci (gitar) ini mampu membius dan membuat histeris ribuan penonton yang memadati parkiran Stadion Temenggung Abdul Jamal. Untuk mendinginkan suasana, petugas tak henti-hentinya menyemprotkan air.

Tidak saja antusias, hampir seluruh penonton ikut melantunkan semua lagu yang dibawakan semalam. terutama hits dari album terbaru Ungu seperti Demi Waktu dan Seperti Yang Dulu. Dibagian lain, anggota Palang Merah Indonesia Batam harus berkerja keras mengamankan penonton yang lemas dan jatuh pingsan akibat desakan atau kelelahan. "Ada sekitar 20 orang yang pingsan. Rata-rata yang pingsan wanita," ujar Dina, anggota PMI Batam.

Dalam konser semalam, Ungu banyak menyanyikan lagu-lagu dari album terbaru mereka yang bertajuk Melayang. Terhitung sekitar 13 lagu dibawakan Ungu dalam waktu lebih kurang 1 jam.

Konser Ungu ini terlihat makin hidup karena Pasha tampil atraktif."Tolong acungkan dua jarinya semua," ajak Pasha kepada penonton. Suasana yang cukup panas, memaksa Enda dan Rowman melepaskan baju.

Sebelumnya Ungu tampil, konser dibuka oleh Preshiden Band dari Batam. Band yang memenangkan kompetisi band pembuka konser Ungu ini membawakan tiga buah lagu. Dua di antaranya adalah lagu ciptaan mereka sendiri yang berjudul Cari Saja dan Tak Kan Sirna. Selain kedua lagu tersebut mereka juga membawakan sebuah lagu dari grup band ternama Deep Purple yang berjudul Burn.

Ungu Jagokan Argentina

Filed under: News

Sibuk Cari Prediksi Bola saat Berkunjung ke Tribun

RAMAH dan sederhana. Begitu kesan pertama dari lima personel Band Ungu, saat berkunjung ke Kantor Redaksi Harian Tribun Batam, Batuampar, Jumat (30/6). Walau sudah berpredikat orang-prang beken, tapi mereka bergaya lazimnya anak muda biasa. Bahkan, hal pertama yang jadi perhatian mereka begitu menginjakkan kaki di Tribun, adalah koran berisi berita Piala Dunia. Mereka semua menjagokan Argentina.

Begitu masuk ruang rapat redaksi, empat personel Ungu, Makki (bassis), Onci (gitar), Rowman (drum) dan Enda (gitar) langsung membolak-balik koran Tribun mencari prediksi pertandingan Jerman vs Argentina. Berita yang paling dicari adalah posisi pemain dan pemain bintang yang akan diturunkan pada laga tersebut.

‘’Wah, jadi ngak bisa nonton bola nanti malam,'’ celetuk Makki. Memang, pertandingan Jerman vs Argentina mulai pukul 22.00 WIB. Bertepatan, malam tersebut mereka konser di Temenggung Abdul Jamal.

Pasha, sang vokalis memprediksikan pertandingan Argentina vs Jerman berakhir imbang. Walalupun salah satu tim harus pulang dalam perpanjangan waktu atau adu pinalti. "Aku yakin hasilnya seri 0-0," ujar suami dari Okie Agustina Sofyan ini.

Tapi, Pasha menjagokan Argentina dalam pertandingan tersebut. Pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah ini mengatakan bosan pada tim Brazil. Menurutnya, Brazil selalu menang. Sedangkan personil Ungu lainnya mengaku selalu menyempatkan diri menonton laga Piala Dunia 2006.

Sudah punya album baru? Pasha membenarkannya. Mereka mengaku saat ini sedang mempersiapkan materi album keempat. Album mereka yang paling sukses yaitu album ketiga yang terjual sekitar 600 ribu keping.

"Sampai sekarang, kami masih terus mengumpulkan materi untuk album keempat. Saat ini sudah ada lima materi lagu yang digarap. Kalau saat ini, mungkin kami belum begitu fokus, karena jadwal show padat. Setelah Lebaran tahun ini mungkin kami lebih fokus siapkan album. Mungkin tahun depan baru keluar," jelas Pasha sang vokalis, Jumat (30/6), ketika mengunjungi .

Selain telah menyiapkan materi album keempat, grup band yang baru pertama kali melakukan konser di Batam ini, juga sedang sibuk-sibuknya melakukan konser di beberapa kota di Indonesia. "Setelah di Batam, kita juga akan melakukan konser di beberapa kota di Kalimantan. Sehabis Kalimantan, kita lanjutkan lagi di beberapa kota di Jawa," jelas Pasha.

Apakah keluarga dibawa ketika konser di luar kota? Para personil Ungu yang sebagian besar telah menikah kecuali Onci sang gitaris, mengatakan tidak pernah membawa keluarga saat konser. "Biasanya keluarga tetap stay di Jakarta," imbuh Pasha.

Mereka juga belum terpikir membawakan oleh-oleh untuk anak. Bahkan, Pasha mengatakan, belum tahu apa yang akan dibawakan untuk kedua anaknya. "Masih belum tahu. Lagian kemarin sepulang konser dari Malaysia, sudah banyak oleh-oleh yang dibawa. Mungkin lain kali aja, kalau ke Batam lagi beli oleh-oleh," ujar Ayah dari Shakiena Azalea Putrina Pasha ini.

Habis konser, Jumat (30/6) yang dimulai pukul 19.30 WIB, mereka berencana mencari barang-barang elektronik di Batam






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham