Karena memakai celana jeans, grup band yang lagi sukses berat, Ungu dilarang masuk ke Istana Wapres Jakarta oleh para tentara yang menjaga kediaman Jusuf Kalla, Senin (30/10). Padahal, saat itu grup yang vokalisnya bernama Pasha, diundang secara resmi oleh Wapres Jusuf Kalla karena akan diberikan penghargaan atas album Religi Ungu yang meledak sukses di pasaran.
Menurut Pasha saat dihubungi melalui ponselnya, kemarin, untuk bisa sampai ke Istana Wapres itu mereka melalui perjuangan yang berat. Pasalnya, jadwal konser Ungu sangat padat di berbagai kota di Indonesia. Apalagi saat menuju Jakarta, seluruh personel Ungu sampai menyewa baju jas agar tampil lebih sopan di hadapan Wapres.
"Saat ini, kami seluruh personel Ungu memang lagi sibuk di tengah tur dan kami sebenarnya mengupayakan agar hadir di Istana Wapres di Jakarta. Kami malah sempat ke penyewaan jas, agar penampilan lebih pantas. Tapi ternyata tetap ditolak masuk," jelas Pasha.
Memang dalam undangan, ditulis wajib menggunakan baju batik. Namun karena seluruh personel tak ada persiapan karena baru pulang dari konser di Makassar, dan langsung menuju Istana Wapres, baju batik itu tak sempat dipersiapkan.
Ungu bukan berlaku tidak sopan dengan memakai celana jeans. Sebab sebelum datang ke acara, Pasha mengaku sudah bertanya ke panitia dan panitia memperkenankan mereka tampil apa adanya, asal rapi.
"Panitia bilang, tolong jangan hilangkan identitas band. Kami sudah berkali-kali bertanya, apa benar boleh pakai baju yang biasa kami pakai. Mereka bilang oke. Jadi, kami pakai baju yang biasa kami pakai, tapi jelas lebih rapi dari biasanya. Kami bahkan bela-belain menyewa jas demi tampil lebih rapi," ungkap Pasha.
Seluruh personel Ungu pulang ke Jakarta dari tur mereka di Sulawesi dan tidak tidur usai konser di Makassar, Minggu (29/10) malam. Mereka terbang ke Jakarta dengan pesawat paling pagi. Mereka pun tiba di Jakarta pukul 08.00 WIB.
Insiden penolakan, menurut pria yang masih tinggal di kawasan Minangkabau Jakarta Selatan ini, saat diperiksa di pintu pemeriksaan pertama semuanya diizinkan masuk. Nah, di pintu kedua, baru terganjal dan tidak bisa masuk. Namun hanya Pasha yang diperbolehkan masuk, lantaran celananya bukan dari celana berbahan Jeans. Namun Pasha menolak masuk karena saat itu diundang atas nama Ungu.
"Sebenarnya setelah kami keluar dari Istana Wapres karena ditolak masuk, kami kembali dipanggil agar tak meninggalkan Istana. Tapi karena seluruh personel merasa sudah kecewa, akhirnya meninggalkan Istana dan juga sudah keburu masuk ke mobil rombongan," aku Pasha.
Album Religi Ungu dianggap sebagai album religi tanpa menjiplak atau mengaransemen dari lagu lain, dan seluruhnya ciptaan sendiri. Selain itu, di tahun ini, album Ungu dianggap paling sukses di pasaran. Album Ungu Religi yang berjudul Surgamu, menembus angka penjualan hingga 150 ribu kopi. Hingga kini kabarnya sudah mencapai 400 ribu kopi.
