Tempat Terindah Ungu

March 10, 2006

UNGU - Seperti Yang Dulu

Filed under: Video Klip, Single

Dear All,

Sebelumnya UNGU mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman sehingga album Melayang memperoleh Penghargaan Platinum 1 bulan setelah rilis.

Lagu DEMI WAKTU, memang jadi pemicu UNGU untuk lebih baik lagi dalam bermusik.  Lagu kedua kita yang sekarang juga sudah mulai terdengar adalah SEPERTI YANG DULU.

UNGU baru saja selesai shooting video klip Seperti Yang Dulu.  Video klip nya dibuat oleh Abimael Gandy, sutradara yang sama dengan yang membuat video klip Demi Waktu.  Dan ceritanya pun adalah prequel dari Demi Waktu.

Kalau di video klip Demi Waktu, UNGU minta ijin sama Tyas untuk bersama Rianti.  Di video klip Seperti Yang Dulu diceritakan waktu UNGU masih bersama Tyas, apa yang menyebabkan Tyas akhirnya ‘nggak ada’ dan bagaimana UNGU akhirnya bertemu Rianti.

Penasaran?!  Tongkrongin tv kamu sekarang juga…

{milis}

February 3, 2004

Memilih Suara Hati sebagai Single Kedua

Filed under: Single

SEBAGAI single kedua dari album keduanya, Tempat Terindah, grup band Ungu memilih lagu bertajuk Suara Hati. Single ini dipilih berdasarkan survei yang dilakukan kepada para fans mereka yang tersebar di berbagai pelosok tanah air.

Masih seperti single pertamanya Karena Dia Kamu, single kedua ini juga bercerita tentang cinta. "Cinta itu nggak ada habisnya. Selalu ada aja cerita yang bisa dijadikan lagu," ujar Enda yang menciptakan lagu tersebut.

Namun dalam segi irama, single keduanya ini jauh berbeda dengan single pertama yang berirama cepat. Suara Hati menawarkan lagu dengan middle beat dan chord yang simpel. Seperti diungkapkan oleh Krisna J. Sadrach, "Suara Hati ini lagu yang sederhana, jujur, halus dan mengalir santai".

Sementara bagi Anda yang memiliki CD album kedua ini, Suara Hati terdiri dari versi full band dan versi akustik.

Sejak dirilisnya album kedua pada Desember 2003 lalu, penjualannya telah mencapai 80.000 (delapan puluh ribu) kopi. Jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan album pertama yang ‘telah’ mendapatkan platinum (150.000 kopi) dalam hitungan waktu satu setengah tahun.

June 14, 2003

UNGU : Jika itu yang Terbaik Jadi Single Ketiga

Filed under: Single

MESKIPUN namanya jarang sekali disebut-sebut, namun grup musik Ungu terus menggelar serangkaian konser yang digelar semenjak April 2003 lalu. Bahkan mereka sudah meluncurkan dua single mereka di album perdana mereka yang berjudul Laguku.

Masing-masing single tersebut berjudul Bayang Semu dan Laguku. Untuk menandakan kesuksesan mereka, grup yang digawangi Pasha (vokal), Makki (bass), Enda (gitar), dan Rowman (drum) ini rencananya akan meluncurkan single ketiganya yang berjudul Jika itu yang Terbaik.

Lagu Jika itu yang Terbaik terpilih sebagai single ketiga setelah mendapatkan banyak masukan dari berbagai pihak. Lagu yang menampilkan kolaborasi antara Pasha dengan vokalis latar perempuan bernama April ternyata sangat digemari oleh pecinta musik. Bahkan lagu tersebut sudah sering diputar di beberapa stasiun radio.

Lagu tersebut berkisah tentang kebesaran hati seorang lelaki yang rela melepaskan kekasihnya. Diharapkan lagu ini bisa mewakili sisi kedewasaan Ungu yang identik dengan penggemar usia remaja. "Lagu ini bertempo lambat, tapi tidak menjadi melankolis karena komposisi musiknya mengarah ke slow rock," kata Pasha.

Sebelumnya, Ungu, yang berdiri sejak medio September 1996, pernah merilis 2 lagu dalam album kompilasi yang berjudul Klik, yang diedarkan Warner Music Indonesia. Seiring dengan perjalanan waktu, kelompok ini pun mengalami pergantian personel beberapa kali. Hingga formasi sekarang ini yang benar-benar solid.

Mereka masuk ke pasar musik pada Juli 2002 lewat album debut bertajuk Laguku yang hingga kini telah terjual 90.000 kaset. Lagu andalan perdana mereka, Bayang Semu langsung menarik perhatian produser sinetron yang mengambilnya untuk theme song sinetron ABG yang kini masih ditayangkan di RCTI. Lagu yang lain, Jangan Siakan juga menjadi theme song sinetron berjudul Tanpa Saksi Mata di RCTI.

Dalam album Laguku terdapat 12 lagu yang didominasi warna pop alternatif. Tak sekedar band, Ungu pun berkolaborasi dengan Sawung Jabo, yang berperan sebagai arranger string section untuk 3 lagu, Laguku, Maafkanlah, dan Embun Hati.

February 7, 2003

UNGU : Merekrut Mantan Gitaris Funky Kopral

Filed under: Single

KEVAKUMAN grup pendatang baru Ungu dari blantika musik Indonesia ternyata memiliki arti tersendiri. Mereka baru saja merekrut personel baru, Arlonsy alias Onci yang merupakan mantan gitaris grup Funky Kopral. Kehadiran Onci ini akan melengkapi Ungu dalam penggarapan album baru mereka.

Sebenarnya, keterlibatan Onci bersama grup yang digawangi Pasha (vokal), Enda (gitar), Makki (bass) dan Rowman (drum) ini sudah lama diketahui, namun pada ssat itu ia hanya sebagai additional player. Merasa cocok dengan konsep musik yang dimainkan, akhirnya Onci menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan Ungu. Gayung bersambut kata berjawab, begitulah Ungu menerima Onci sebagai pemain tetap.

Menurut Onci, alasan dirinya keluar dari Funky Kopral beberapa waktu lalu karena ingin konsentrasi pada kuliahnya. Tapi melihat gaya bermusik Ungu, ia jadi tertarik untuk bergabung. Baginya, Ungu adalah grup yang diharapkannya selama ini.

Rencananya, debut resmi pertama Onci dengan Ungu akan dilakukan pada tanggal 6 Juli 2003 mendatang. Pada tanggal tersebut, mereka akan membuat video klip ketiga, Jika Itu Yang Terbaik, arahan sutradara muda, Rendra Bramantyo.

Sementara itu, lagu Jika Itu Yang Terbaik terpilih sebagai single ketiga setelah mendapatkan banyak masukan dari berbagai pihak. Lagu yang menampilkan kolaborasi antara Pasha dengan vokalis latar perempuan bernama April ternyata sangat digemari oleh pecinta musik. Bahkan lagu tersebut sduah sering disiarkan di beberapa stasiun radio.

Sebelumnya mereka sudah meluncurkan dua single mereka dari album perdana mereka yang berjudul Laguku. Masing-masing single tersebut berjudul Bayang Semu dan Laguku. Untuk menandakan kesuksesan mereka, Ungu pun meluncurkan single ketiganya yang berjudul Jika Itu Yang Terbaik.

Lagu tersebut berkisah tentang kebesaran hati seorang lelaki yang rela melepaskan kekasihnya. Diharapkan, lagu ini bisa mewakili sisi kedewasaan mereka yang semula identik dengan penggemar usia remaja. "Lagu ini bertempo lambat, tapi tidak menjadi melankolis karena komposisi musiknya mengarah ke slow rock," kata Pasha berpromosi






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham